Peralatan yang digunakan dalam industri memerlukan perawatan sebelum hal-hal merugikan terjadi pada alat ukur industri. Pemakaian alat ukur yang sudah banyak dijumpai pada industri tentunya membutuhkan pemeliharaan secara berkala agar kehandalannya tetap terjaga.

Bagaimana sebuah alat ukur dipastikan kekuatannya? Mungkin sebagian dari Anda belum memahami tentang istilah kalibrasi alat ukur, sebagai salah satu kegiatan dalam menjaga konsistensi alat ukur yaitu melalui program pemeliharaan preventif dan kalibrasi. 

Melalui program pemeliharaan preventif dan kalibrasi segala sesuatu yang berkaitan dengan ketidakakuratan alat ukur dapat dicegah lebih dini. Berbicara mengenai perawatan alat ukur apa yang dimaksud dengan program pemeliharaan preventif dan kalibrasi itu? Simak selengkapnya pada penjelasan berikut :

Penjelasan Program Pemeliharaan Preventif dan Kalibrasi

Peralatan industri yang digunakan dalam proses industri sangat rentan terjadi perubahan oleh karenanya sebelum resiko yang lebih besar terjadi diperlukan perawatan pada alat ukur. Melalui program pemeliharaan preventif dan kalibrasi, dapat mencegah terjadinya kesalahan pengukuran.

Program pemeliharaan preventif dan kalibrasi adalah  salah satu upaya atau tindakan pencegahan suatu hal negative agar hal buruk tidak terjadi, yang dilakukan pada alat ukur dalam kegiatan industri untuk menjaga sistem dan peralatan selalu siap digunakan untuk melaksanakan produksi. 

Program pemeliharaan preventif dan kalibrasi dapat menghindarkan alat ukur dari akibat buruk yang fatal. Program ini dirancang mengingat produk yang dihasilkan harus mendapat jaminan mutu, sehingga setiap penggunaan alat ukur harus memenuhi SOP dan standar industri yang berlaku.

Program Pemeliharaan Preventif

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya program pemeliharaan preventif sebagai bagian dari upaya penjagaan alat ukur. Seperti namanya menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, preventif adalah sebuah sifat untuk mencegah suatu hal supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. 

Program ini perlu ada disetiap industri pada semua industri yang menggunakan alat ukur sebagai upaya dalam memastikan instrumen alat ukur beroperasi dengan optimal. Alat dengan kerja optimal tentunya akan menyediakan hasil yang efisien dan berkualitas setiap hari.

Pemeliharaan preventif harus dilakukan secara sistematis dan teratur untuk mencegah timbulnya kejadian tertentu yang menyebabkan kerugian. Program pemeliharaan preventif meminimalkan resiko kegagalan kerja alat yang tak terduga. Sehingga tidak mengganggu kelancaran pengoperasian, performa dan kepatuhan peralatan terhadap ketentuan kualitas dan peraturan

Kalibrasi

Menurut ISO/IEC 17025: 2005 kalibrasi adalah serangkaian kegiatan yang membentuk hubungan antara nilai yang ditunjukkan oleh instrumen ukur atau sistem pengukuran atau nilai yang mewakili oleh bahan ukur, dengan nilai-nilai yang sudah diketahui yang berkaitan dari besaran yang diukur  dalam kondisi tertentu.

Prosedur kalibrasi dilakukan untuk memastikan instrumen alat memberikan hasil pengukuran yang tertelusur disertai dengan bukti sertifikat kalibrasi yang sah. Pada umumnya kalibrasi dilakukan untuk menjaga tingkat akurasi sebuah alat ukur agar dalam batas toleransi pengukuran. Sebuah alat ukur yang baik adalah yang mampu tertelusur ke standar internasional. 

Manfaat Program Pemeliharaan Preventif  dan Kalibrasi

Berdasarkan penjelasan diatas, perawatan yang terjadwal dan berkesinambungan, akan meningkatkan produktivitas dan  mengurangi tingkat kebutuhan akan servis yang mendadak dilakukan pada alat ukur. Lalu apa sajakah manfaat yang diperoleh dari program pemeliharaan preventif dan kalibrasi itu? Berikut penjelasannya

Manfaat Pemeliharaan Preventif

Sebagaimana penjelasan tersebut, pemeliharaan preventif perlu dilakukan pada alat ukur yang digunakan dalam produksi industri. Karena pemeliharan preventif memiliki banyak manfaat bagi alat ukur itu sendiri maupun bagi perusahaan. Adapun manfaat yang diperoleh dari pemeliharaan preventif sebagai berikut :

  • Untuk memastikan peralatan dapat dioperasikan dengan optimal dan dalam spesifikasi pabrik pembuatnya
  • Untuk memperpanjang masa pakai instrument alat ukur
  • Mengganti komponen yang aus sebelum terjadinya penurunan performa peralatan ukur
  • Sebagai kegiatan yang menyediakan perawatan rutin atau yang direkomendasikan.

Manfat Kalibrasi

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, Kalibrasi memiliki tujuan utama untuk mengembalikan akurasi dan hasilnya akan digunakan sebagai jaminan mutu produk yang dihasilkan industri. Tidak sampai disitu saja kalibrasi memiliki manfaat lainnya, beberapa manfaat yang diperoleh dari melakukan kalibrasi adalah sebagai berikut : 

  • Dapat Memastikan Hasil Nilai pengukuran alat ukur yang tertelusur
  • Memastikan Alat Ukur Sudah Sesuai Standar baik nasional maupun internasional
  • Menjamin Kondisi Alat Sesuai Spesifikasi yang telah direkomendasikan pabrik
  • Menjamin dan Menambah Akurasi Alat Ukur

Kesimpulan

Demikian Penjelasan mengenai program pemeliharaan preventif dan kalibrasi, berdasarkan penjelasan tersebut dapat diketahui bahwasannya setiap sektor baik industri , medis dan industri lainnya membutuhkan sebuah program yang dirancang dengan tujuan untuk melakukan perawatan pada setiap alat ukur agar kehandalan dan keakuratannya terjaga dan konsisten hasil ukurnya. Sekian penjelasan dari artikel ini semoga dapat membantu Anda dalam menemukan informasi tentang kalibrasi alat ukur.